Jorge Lorenzo Resmi Kembali ke Yamaha, Jabat Peran Test Rider

jorge-lorenzo_5fac451

jorge-lorenzo_5fac451

Lima kali juara dunia yang telah memutuskan pensiun dari MotoGP pada akhir musim lalu, Jorge Lorenzo, resmi kembali bernaung di bawah bendera Yamaha. Meski begitu kali ini ia takkan menjadi pebalap, melainkan sebagai test rider. Hal ini diumumkan oleh Yamaha Motor Racing (YMR) pada Kamis (30/1/2020).

Lorenzo digaet Yamaha pada 2006, bahkan sebelum ia meraih 2 gelar GP250. Ia diletakkan di tim pabrikan Fiat Yamaha pada 2008, jadi tandem Valentino Rossi. Selama 9 musim di pabrikan Garpu Tala, Lorenzo meraih tiga gelar dunia, 145 podium, 44 kemenangan, dan 40 pole.

Demi mencari motivasi baru, Por Fuera hengkang ke Ducati pada 2017, tapi hanya meraih tiga kemenangan. Ia pun pindah ke Repsol Honda pada 2019, namun gagal kompetitif, dan mengalami cedera punggung berkepanjangan hingga akhirnya memutuskan pensiun.

Langsung Kerja di Uji Coba Sepang

Lorenzo pun akan memulai tugasnya sebagai test rider Yamaha di uji coba pramusim MotoGP Malaysia di Sirkuit Sepang pada 2-4 (shakedown) dan 7-9 Februari nanti, serta akan turun di semua uji coba Yamaha.

Lorenzo akan didampingi eks crew chief Rossi pada 2014-2019, Silvano Galbusera. Meski begitu, Yamaha mengaku tak punya rencana untuk menurunkan Lorenzo sebagai pebalap wildcard, meski tak menutup kemungkinan apa pun.

Berikut pernyataan resmi Jorge Lorenzo lewat rilis resmi YMR.

Pernyataan Resmi Jorge Lorenzo

“Saya sangat senang atas keputusan bergabung dengan tim uji coba Yamaha Factory Team. Saya selalu berencana tetap terlibat di MotoGP dan kembali ke paddock-nya, dan saya rasa ini peran yang cocok untuk saya. Saya mengenal tim mereka dan M1 dengan baik. Yamaha sangat cocok dengan gaya balap saya, dan bakal sangat menarik ‘bertemu’ dengan motor lama saya lagi.

“Kembali ke Yamaha membangkitkan beberapa memori manis. Kami meraih begitu banyak podium dan kemenangan, dan tiga gelar dunia bersama, jadi kami tahu di mana kekuatan kami. Saya ingin berterima kasih pada Yamaha atas kesempatan ini, karena ini membuat saya bisa melakukan apa yang saya cintai: mengendarai motor dan membawanya ke limit, sembari menikmati gaya hidup yang lebih tenang dibanding tahun-tahun sebelumnya.

“Saya sangat termotivasi untuk kembali bekerja dan tak sabar mulai berkendara. Saya ingin melakukan yang terbaik untuk masa depan Yamaha, dan saya harap pengalaman berkendara saya bakal membantu para insinyur dan pebalap Yamaha untuk kembali meraih gelar dunia.”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *